MINUT, globalsulawesi.com –
Upaya diplomasi internasional yang konsisten dilakukan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mulai membuahkan hasil nyata. Untuk pertama kalinya, Kabupaten Minahasa Utara menerima kunjungan resmi delegasi yang terdiri dari 13 Duta Besar negara-negara Uni Eropa, sebuah pencapaian yang menjadi sejarah baru bagi pemerintah kabupaten di Indonesia.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai momentum penting yang menunjukkan meningkatnya perhatian dunia internasional terhadap Minahasa Utara. Awalnya, pihak Wildlife Conservation Society (WCS) hanya menginformasikan bahwa tiga duta besar akan hadir. Namun, jumlah delegasi yang datang jauh melampaui ekspektasi.
“Awalnya kami mendapat informasi hanya tiga duta besar yang akan berkunjung. Ternyata, sebanyak 13 duta besar hadir langsung di Minahasa Utara. Ini menjadi kebanggaan sekaligus catatan sejarah karena merupakan kunjungan delegasi kedutaan terbesar yang pernah diterima oleh sebuah kabupaten di Indonesia,” ujar Bupati Joune Ganda.
Delegasi tersebut dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan turut didampingi Duta Besar Denmark. Kehadiran para diplomat ini menjadi sinyal positif atas hubungan kerja sama yang selama ini dibangun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan berbagai mitra internasional.
Berbagai langkah diplomasi yang dilakukan Joune Ganda, termasuk kunjungan ke sejumlah negara seperti Maroko, disebut telah membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Salah satu agenda diplomasi yang mendapat perhatian adalah undangan resmi dari Kerajaan Maroko untuk membahas pengalaman Minahasa Utara dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Dalam kunjungan tersebut, seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung oleh Kerajaan Maroko sebagai bentuk penghargaan terhadap keberhasilan Minahasa Utara menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
“Setiap perjalanan luar negeri yang kami lakukan memiliki tujuan yang jelas, yaitu membuka peluang kerja sama dan membawa manfaat bagi daerah. Kehadiran 13 duta besar hari ini menjadi salah satu hasil nyata dari komunikasi internasional yang terus kami bangun,” kata Joune Ganda.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap kunjungan ini menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, khususnya di sektor pariwisata berkelanjutan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan program sosial yang mengedepankan nilai toleransi.
Dengan semakin besarnya perhatian dari negara-negara Uni Eropa, Minahasa Utara dinilai memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi investasi dan pariwisata unggulan di Sulawesi Utara yang memiliki daya saing di tingkat internasional.
(Jap)










