GLOBALSULAWESI– Sebuah momen sederhana namun sarat makna terjadi di rumah dinas Gubernur Sulut. Gubernur Yulius Selvanus dan istrinya memainkan kolintang dengan lembut, mengiringi lagu Natal “Malam Kudus”.
Nada-nada kolintang menciptakan suasana intim dan damai, menegaskan bahwa Natal bukan hanya soal perayaan besar, tetapi juga kehangatan, kebersamaan, dan refleksi spiritual.
Gubernur Yulius menekankan, kolintang bukan sekadar musik, tetapi bahasa budaya Sulut yang menyatukan generasi tua dan muda, sekaligus simbol pelestarian tradisi di era modern.
(/*)










